keterlaluan

Kabar Raya - Oknum lurah dan staff Kecamatan Tangerang diduga bekerja sama melakukan penggelapan uang untuk pembuatan Akte Jual Beli (AJB) tanah di Kel Kelapa Indah,  Tangerang.

Demikian hal ini dikatakan warga Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Ruslan kepada kabarraya, Selasa (28/12/2016).

Ruslan mengisahkan ingin mengurus surat tanahnya tersebut guna membayar pajak agar tidak dikenakan denda.

"Saya tidak mau didenda atas pembelian tanah di RT 02/005 makanya saya urus pembayarannya, sekaligus diubah menjadi AJB," katanya.

Ia menyebutkan setelah memutuskan seperti itu, ia mendatangi kelurahan Kelapa Indah dan bertemu dengan Deni. Deni merupakan lurah di Kelapa Indah yang kini sudah dipindahkan menjadi lurah di Kelurahan Bugel, Kota Tangerang.

"Saya serahkan berkas persyaratan untuk pengurusan tanah. Karena saya percaya dengan dia maka saya kasih uang sebesar Rp. 5 Juta," kenangnya sedih.

Namun setelah beberapa minggu berselang, surat tanah tersebut tidak kunjung selesai. Saat ditanyakan keberadaan Deni, disebutkan petugas kelurahan sudah pindah tugas.

Kabarraya menelusuri informasi yang diberikan Ruslan dengan mendatangi Deni di Kelurahan Bugel. Deni mengakui telah menerima uang dari Ruslan, namun ia menambahkan uang tersebut sudah diberikan kepada staff di Kecamatan Tangerang berinisial AZ.

"Saya memang terima uang tersebut, tapi sudah saya serahkan semuanya ke AZ yang merupakan staff di Kecamatan Tangerang. Nanti saya bantu hubungi dia,"kata Deni.

Sementara itu AZ sendiri membantah telah terima uang sebesar Rp. 5 Juta dari Deni. Dia mengaku hanya mendapatkan Rp. 3 Juta dari Deni

"Iya saya terima berkas tanahnya. Tapi saya tidak terima Rp. 5 Juta, dia menyerahkan ke saya Rp 3 Juta," tandasnya.