keterlaluan

Jakarta Kabarraya - Beberapa waktu lalu kerja sama latihan miliiter antara Indonesia dengan Australia sempat terganggu akibat adanya materi yang berisi plesetan 'pancagila'. Namun isu ini tak mempengaruhi rencana kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Australia akhir pekan ini.

"Sebenarnya itu lebih ditanyakan ke Pak Gatot (Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, red) karena militer to militer. Kedatangan KSAD mereka ke sini dan sudah menjelaskan segala sesuatunya, mereka kan perlu review soal pelaksanaan pelatihan yang juga melibatkan kita," kata Wamenlu AM Fachir di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017).

Pihak Australia juga tengah melakukan peninjauan terkait kasus yang terjadi awal 2017 itu. Tetapi hal ini tak akan dibahas secara khusus dalam kunjungan Jokowi.

"Ini jadi pekerjaan kedua belah pihak bagaimana meningkatkan kerja sama militer. Tapi, lagi lagi, ini domain militer saja. Kalau Kemlu, ya, kami akan memberikan pertimbangan-pertimbangan bilateralnya," ungkap Fachir.

Jokowi akan bertolak ke Australia pada Sabtu (25/2) mendatang. Kunjungan ini sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kerja sama berbagai bidang, terutama ekonomi ( detikNews)