keterlaluan

SURABAYA, KABARRAYA - Tim putri Mutiara Cardinal Bandung memastikan diri sebagai juara Djarum Superliga Badminton 2017. Ini adalah sejarah baru yang diraih oleh tim dalam 10 tahun terakhir keikutsertaan mereka di turnamen ini.

Sebelumnya, tim putri Mutiara selalu terhenti di semifinal. Tim Mutiara Cardinal Bandung juga merupakan tim pertama yang berhasil menjadi juara superliga tanpa diperkuat pemain asing sama sekali. Hal ini tentunya menjadi sinyal positif bagi pembinaan bulu tangkis di Indonesia.

Keberhasilan Mutiara Cardinal mencetak sejarah dan menggondol hadiah sebesar USD60 ribu atau sekira Rp802 miliar, usai mengalahkan Berkat Abadi di final dengan skor 3-0. Gregoria Mariska Tunjung menjadi penentu kemenangan timnya setelah sukses menyudahi perlawanan Yip Pui Yin dengan 21-18, 21-18.

"Hasil ini sangat tidak terduga, sama sekali nggak menduga bisa menang 3-0, bisa dibilang menang mudah, diluar dugaan. Awalnya kami pikir skornya akan 3-2, jadi kami main lepas saja," ujar Umar Djaidi, Manajer Tim Mutiara Cardinal Bandung seperti dikutip dari Badmintonindonesia, Sabtu (25/2/2017).

Sekarang pemain Mutiara yang di pelatnas sudah mulai ada peningkatan, rangkingnya sudah merangkak naik. Kemenangan ini adalah momen yang baik untuk pembinaan, kami jadi lebih semangat lagi," tambah Umar.

Sementara itu, tim Hokuto Bank menduduki posisi ketiga, usai mengalahkan Tjakrindo Masters dengan skor 3-2.

Berikut hasil lengkap pertandingan babak final beregu putri Djarum Superliga 2017:

Hanna Ramadini vs Zhang Beiwen 21-15, 21-10

Tiara Rosalia Nuraidah/Yulfira Barkah vs Rizki Amelia/Greysia Polii 21-15, 21-14

Gregoria Mariska Tunjung vs Yip Pui Yin 21-18, 21-18 (Sindonews)