keterlaluan
 
Bandung, Kabarraya - Peserta kuliah umum Cendekiawan Muslim Internasional, Dr. Zakir Naik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) masih membludak.
 
Pantauan di lokasi sekira pukul 08.30 WIB, ruang utama dan tribun Gymnasium sudah dipenuhi oleh peserta. Bahkan, ruang bawah juga mulai disesaki peserta. Namun, antrian peserta masih terus berdatangan. Sementara kapasitas ruangan maksimal hanya delapan ribu peserta. 
 
Untuk antrian sendiri, peserta akhwat (wanita) sudah mulai memasuki dua pintu utama. "Pintu utama dua-duanya dibuka untuk akhwat. Karena, peserta ikhwannya sudah habis antriannya," kata Humas Panitia Zakir Naik Visit 2017, Budhi Setiawan, di UPI Bandung, Ahad (2/4/2017).
 
Ceramah agama Zakir Naik tidak hanya dihadiri oleh peserta yang teregistrasi. Sejumlah pengunjung tanpa pendaftaran berusaha melobi panitia untuk dapat masuk ke ruangan. 
 
"Tidak bisa masuk mas, kalau tidak punya tiket. Tapi bisa menonton di luar melalui layar," jelas Fuji salah satu panitia.
 
Sebelum Zakir menyampaikan ceramah, kegiatan di ruang utama dimulai dengan ceramah Fariq Naik, putra Zakir Naik, yang mengupas teologi agama Hindu dan Islam. 
 
Di UPI, Zakir Naik direncanakan mengisi kuliah umum bertema "Da’wah or Destruction". Selama 10 hari di Indonesia, ia akan memberikan kuliah umum di lima kota Kelima kota yang bakal disambangi oleh ahli theologi itu adalah Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, Bekasi, dan Makassar. 
 
Tim Media Zakir Naik Visit Indonesia 2017